BERSINAR, JAYA, JAYA LUAR BIASA
SMKN 4 Surabaya-

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum

Arindah Pranita Sari M.Sa

Kurikulum SMK Negeri 4 Surabaya: Mewujudkan Pembelajaran Mendalam untuk Generasi Unggul

SMK Negeri 4 Surabaya berkomitmen menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berkualitas melalui penerapan Kurikulum Merdeka yang dipadukan dengan pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam). Kurikulum ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna, relevan, dan kontekstual sehingga peserta didik tidak hanya menguasai kompetensi akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, inovatif, serta memiliki karakter yang kuat sesuai Profil Pelajar Pancasila.

Sebagai sekolah yang berstatus SMK Pusat Keunggulan (SMK PK), SMK Negeri 4 Surabaya terus melakukan pengembangan kurikulum agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan perkembangan teknologi digital. Melalui Kurikulum Merdeka, proses pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, melainkan berorientasi pada peserta didik (student centered learning). Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk aktif mengeksplorasi pengetahuan, memecahkan masalah, berkolaborasi, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Pendekatan Deep Learning menjadi salah satu penguatan dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 4 Surabaya. Pembelajaran mendalam tidak hanya menekankan pada penguasaan materi, tetapi juga pada kemampuan memahami konsep secara utuh, menghubungkan pengetahuan dengan situasi nyata, serta menerapkan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Melalui pendekatan ini, peserta didik didorong untuk memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mampu melakukan analisis, menyelesaikan permasalahan secara sistematis, serta menghasilkan solusi yang kreatif dan inovatif.

Dalam setiap proses pembelajaran, guru merancang kegiatan yang aktif, kolaboratif, dan berbasis pengalaman nyata. Peserta didik diberikan kesempatan untuk berdiskusi, melakukan observasi, menyelesaikan studi kasus, mengembangkan proyek, hingga menghasilkan produk atau layanan yang sesuai dengan bidang keahliannya. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih bermakna karena siswa tidak hanya mengetahui suatu konsep, tetapi juga memahami alasan, manfaat, serta cara mengimplementasikannya dalam dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Sebagai sekolah vokasi, SMK Negeri 4 Surabaya juga menerapkan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) dan pembelajaran berbasis industri (Teaching Factory) yang terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka. Melalui berbagai unit usaha sekolah, seperti Four Mart, Four Gallery, Four Bakery, dan Four Coffee, peserta didik memperoleh pengalaman belajar secara langsung dalam mengelola bisnis, melayani pelanggan, memproduksi barang dan jasa, serta memahami budaya kerja profesional. Pembelajaran ini memberikan pengalaman nyata sehingga lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Kurikulum di SMK Negeri 4 Surabaya juga disesuaikan dengan karakteristik masing-masing konsentrasi keahlian, yaitu Bisnis Digital, Akuntansi, Manajemen Perkantoran, Desain Komunikasi Visual, dan Usaha Layanan Wisata. Setiap program keahlian memperoleh materi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia industri, termasuk penguatan kompetensi digital, penggunaan perangkat lunak industri, kewirausahaan, komunikasi profesional, serta pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari transformasi pendidikan vokasi.

Selain penguasaan kompetensi teknis (hard skills), sekolah juga memberikan perhatian besar terhadap pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21 (soft skills). Peserta didik dibiasakan memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, integritas, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, komunikasi, adaptasi, serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai tantangan. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam setiap kegiatan pembelajaran maupun aktivitas sekolah sehingga membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara karakter.

Implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 4 Surabaya didukung oleh pemanfaatan teknologi digital melalui berbagai platform pembelajaran, termasuk E-Learning SMK Negeri 4 Surabaya, media pembelajaran interaktif, laboratorium praktik, serta fasilitas pembelajaran modern yang memungkinkan proses belajar berlangsung lebih efektif, fleksibel, dan inovatif. Guru juga terus meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan, komunitas belajar, dan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri agar mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas sesuai perkembangan zaman.

Kemitraan dengan berbagai perusahaan, dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, serta lembaga profesi menjadi bagian penting dalam pengembangan kurikulum. Melalui program kelas industri, Praktik Kerja Lapangan (PKL), guru tamu dari industri, sertifikasi kompetensi, hingga proyek kolaboratif, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Pendekatan ini menjadi wujud nyata implementasi konsep link and match antara pendidikan vokasi dan industri sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap bekerja.

Melalui penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning, SMK Negeri 4 Surabaya berkomitmen menciptakan ekosistem pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berorientasi pada masa depan. Seluruh proses pendidikan diarahkan untuk membentuk lulusan yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam karakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun menjadi wirausahawan yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan pembelajaran sepanjang hayat, SMK Negeri 4 Surabaya terus menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas, relevan, dan mampu menjawab tantangan era transformasi digital.